Doa Thawaf Umroh: Bacaan Lengkap Arab, Latin, dan Artinya
Terakhir diperbarui: September 2026 | Estimasi baca: 12 menit
Doa thawaf umroh merupakan salah satu amalan spiritual terpenting yang harus diamalkan oleh setiap jemaah selama menjalani ibadah umroh di Tanah Suci. Thawaf sendiri merupakan rukun umroh ketiga setelah ihram dan sai, di mana jemaah mengelilingi Ka’bah sebanyak tujuh putaran dengan penuh kekhusyukan. Memahami bacaan lengkap dengan arab, latin, dan artinya menjadi kewajiban bagi setiap muslim yang hendak menunaikan ibadah mulia ini.
Sebagai penyedia layanan umroh syariah terpercaya, kami memahami bahwa banyak jemaah yang membutuhkan panduan lengkap mengenai doa thawaf umroh agar ibadah mereka sempurna dan sesuai tuntunan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam. Dalam artikel ini, kami akan membahas secara mendalam seluruh bacaan doa thawaf, termasuk dzikir, wirid, serta doa-doa khusus di lokasi-lokasi strategis di sekitar Masjidil Haram. Simak hingga akhir untuk mendapatkan panduan lengkap yang dapat Anda bawa saat berangkat umroh.
Pengertian dan Hukum Thawaf dalam Umroh
Thawaf berasal dari bahasa Arab yang berarti “mengelilingi”. Dalam konteks ibadah umroh, thawaf merujuk pada amalan mengelilingi Ka’bah sebanyak tujuh kali putaran, dimulai dari Hajar Aswad hingga kembali ke posisi semula. Hukum thawaf dalam umroh adalah wajib berdasarkan kesepakatan ulama, sebagaimana firman Allah SWT dalam QS. Al-Baqarah: 158 yang memerintahkan para jemaah untuk thwaf di Baitullah.
Dalam pelaksanaannya, thawaf tidak hanya sekadar berjalan mengelilingi Ka’bah. Setiap putaran diiringi dengan bacaan doa thawaf umroh yang telah ditentukan oleh Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam. Jemaah dianjurkan untuk membaca doa-doa tertentu di setiap putarannya, serta memanfaatkan moment di beberapa titik khusus seperti dekat Hajar Aswad, di belakang Maqam Ibrahim, dan di area Hijr Ismail untuk memperbanyak doa dan munajat kepada Allah SWT.
Menurut data Kementerian Agama RI tahun 2025, jumlah jemaah umroh Indonesia mencapai lebih dari 1,2 juta orang per tahun. Angka ini menunjukkan betapa besarnya minat masyarakat Indonesia untuk menunaikan ibadah umroh. Oleh karena itu, pemahaman yang benar mengenai doa thawaf umroh menjadi sangat penting agar setiap jemaah dapat menjalankan ibadahnya dengan sempurna.
Lafaz Doa Thawaf Umroh Lengkap Arab, Latin, dan Artinya
Berikut adalah bacaan utama doa thawaf umroh yang dianjurkan untuk dibaca di setiap putaran. Doa ini merupakan lafaz yang diriwayatkan dalam berbagai hadits shahih dan menjadi bacaan utama bagi jemaah haji dan umroh:
بِسْمِ اللَّهِ وَاللَّهُ أَكْبَرُ، اللَّهُمَّ إِيمَانًا بِكَ، وَتَصْدِيقًا بِكِتَابِكَ، وَوَفَاءً بِعَهْدِكَ، وَاتِّبَاعًا لِسُنَّةِ نَبِيِّكَ مُحَمَّدٍ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ
Bismillahi Wallahu Akbar, Allahumma iimanam bika, wa tasdiqan bi kitabika, wa wafa’an bi ahadika, wattiba’an li sunnati nabiyyika Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam
Artinya: “Dengan nama Allah, Allah Maha Besar. Ya Allah, dengan bertambah keimanan kepada-Mu, membenarkan kitab-Mu, memenuhi janji-Mu, dan mengikuti sunnah Nabi-Mu Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam.”
Doa ini dibaca sekali saat memulai thawaf dan dapat diulang di setiap putaran. Para ulama juga menganjurkan untuk membaca doa ini bersamaan dengan bacaan talbiyah dan dzikir lainnya yang akan kami jelaskan di section selanjutnya.
“Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam tidak pernah berhenti membaca doa di setiap putaran thawafnya, beliau membaca: Rabbana atina fid-dunya hasanah, wa fil-akhirati hasanah, wa qina adzaban-nar.”
Dzikir dan Wirid saat Thawaf: Bacaan Pendamping
Selain doa utama, terdapat beberapa dzikir dan wirid yang dianjurkan untuk dibaca selama menjalani thawaf. Bacaan-bacaan ini tidak wajib, namun sangat dianjurkan untuk memperdalam kekhusyukan dan mendekatkan diri kepada Allah SWT. Berikut adalah dzikir dan wirid yang dapat Anda amalkan:
- Talbiyah: “Labbaikallahumma labbaik, labbaika laa syarika laka labbaik, innalhamda wan-ni’mata laka wal-mulka laa syarika lak” — dibaca berulang-ulang selama thawaf
- Tasbih: “Subhanallah” — dianjurkan membaca minimal 100 kali selama 7 putaran
- Tahmid: “Alhamdulillah” — dapat digabungkan dengan tasbih
- Takbir: “Allahu Akbar” — dibaca dengan penuh pengagungan
- Tahlil: “Laa ilaaha illallah wahdahu laa syarika lah, lahul mulku wa lahul hamdu wa huwa ‘alaa kulli syai’in qaddir”
- Doa Nabi Ibrahim: “Rabbi-j’alni muqimas shalati wa min dzurriyyati Rabbana wa taqabbal du’a”
- Istighfar: “Astaghfirullahal ‘adziim” — minimal 100 kali
Pilihan dzikir ini dapat Anda kombinasikan sesuai kemampuan dan waktu luang saat thawaf. Yang terpenting adalah menjaga kekhusyukan dan meresapi makna dari setiap bacaan yang diucapkan.
Doa Khusus di Titik-Titik Strategis Saat Thawaf
Ada beberapa titik strategis di area thawaf yang memiliki keutamaan tersendiri. Jemaah dianjurkan untuk memperbanyak doa di lokasi-lokasi ini. Berikut penjelasan lengkapnya:
1. Di Dekat Hajar Aswad
Saat melewati Hajar Aswad (Batu Hitam), Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda untuk menciumnya atau mencium tangan lalu mengusapkannya ke wajah. Jika tidak memungkinkan karena kerumunan, cukup dengan memberi isyarat tangan dan membaca: “Bismillahi Allahu Akbar”. Batu ini diturunkan dari surga dan memiliki warna putih aslinya, namun menjadi gelap karena dosa manusia.
2. Di Belakang Maqam Ibrahim
Setelah menyelesaikan thawaf, jemaah dianjurkan untuk shalat dua rakaat di belakang Maqam Ibrahim. Rakaat pertama membaca Surat Al-Kafirun dan rakaat kedua membaca Surat Al-Ikhlas. Setelah shalat, membaca doa:
وَاتَّخِذُوا مِنْ مَقَامِ إِبْرَاهِيمَ مُصَلًّى
Wattakhodzu mim maqami ibrohima musolla
“Dan jadikanlah sebahagian maqam Ibrahim tempat shalat.”
3. Di Area Hijr Ismail (Hateem)
Hijr Ismail atau yang sering disebut Hateem adalah area melengkung di sebelah utara Ka’bah yang menurut sejarah merupakan bagian dari fondasi asli Ka’bah yang dibangun oleh Nabi Ibrahim AS. Area ini memiliki keutamaan luar biasa, sehingga Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda bahwa siapa yang shalat di dalamnya seperti shalat di dalam Ka’bah. Jemaah dianjurkan untuk memperbanyak doa di area ini.
✦ ✦ ✦
Adab dan Sunnah saat Membaca Doa Thawaf Umroh
Untuk memastikan ibadah thawaf Anda sempurna dan diterima di sisi Allah SWT, berikut adalah adab dan sunnah yang harus diperhatikan saat membaca doa thawaf umroh:
Tips Khusus Saat Thawaf:
- Menjaga kebersihan hati dan niat semata-mata untuk Allah SWT
- Tidak mendorong atau menerobos jemaah lain dengan kasar
- Mempertahankan ritme berjalan yang konsisten (tidak terlalu cepat atau lambat)
- Menghadapkan dada ke arah Ka’bah setiap kali memungkinkan
- Menggunakan air zam-zam untuk membasahi tangan saat memegang Hajar Aswad
- Berwudhu sebelum thawaf untuk menjaga kebersihan lahir dan batin
- Menahan tangis dan luapan emosi dengan tetap menjaga kekhusyukan
Hadits dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Tidaklah seorang mukmin melewati Maqam Ibrahim kecuali ia berdoa dengan doa yang terdapat di dalamnya.” (HR. Al-Bukhari)
Jadwal dan Estimasi Waktu Thawaf Umroh
Memahami estimasi waktu sangat penting bagi jemaah agar dapat merencanakan ibadah dengan baik. Berikut adalah tabel perbandingan estimasi waktu thawaf berdasarkan kondisi kerumunan:
Berdasarkan data di atas, waktu yang paling ideal untuk melakukan thawaf adalah setelah shalat Subuh, di mana kondisi Masjidil Haram relatif sepi dan jemaah dapat lebih khusyuk dalam membaca doa thawaf umroh.
Doa Thawaf untuk Kebutuhan Khusus
Selain doa-doa umum, terdapat beberapa doa khusus yang dapat Anda sampaikan saat thawaf untuk kebutuhan tertentu. Doa-doa ini tidak memiliki lafaz baku, namun memiliki panduan umum berdasarkan sunnah:
Doa untuk Keluarga dan Orang Tua
Thawaf merupakan waktu yang sangat mustajab untuk mendoakan keluarga dan orang tua. Anda dapat membaca: “Ya Allah, ampunilah dosa-dosa ibu bapakku, kasihanilah mereka sebagaimana mereka menyayangiku saat aku masih kecil.” Doa ini dapat diulang di setiap putaran dengan variasi yang berbeda sesuai kebutuhan.
Doa untuk Kesehatan dan Kesembuhan
Bagi jemaah yang memiliki anggota keluarga yang sedang sakit, thawaf merupakan momen yang sangat tepat untuk memohon kesembuhan. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Doa di antara Hajar Aswad dan Maqam Ibrahim adalah doa yang mustajab.”
Doa untuk Rezeki dan Kemudahan Hidup
Di tengah putaran thawaf, Anda juga dapat menyampaikan permohonan rezeki yang halal dan berkah: “Ya Allah, berikanlah aku rezeki yang halal dan cukup, dan jauhkanlah aku dari kekafiran, kemiskinan, dan fitnah.”
Kesalahan Umum yang Harus Dihindari saat Thawaf
Untuk memastikan ibadah thawaf Anda sah dan sempurna, berikut adalah kesalahan-kesalahan umum yang harus dihindari:
⚠️ Hal yang Perlu Diperhatikan:
- Melebihi 7 putaran: Thawaf yang benar adalah tepat 7 putaran. Melebihi atau kurang dari jumlah ini membuat thawaf tidak sah.
- Menghitung putaran tanpa Hajar Aswad: Setiap putaran baru dimulai setelah melewati Hajar Aswad. Jika lupa menghitung dari posisi ini, putaran tersebut tidak dihitung.
- Meninggalkan dzikir karena sibuk dengan gadget: Hindari penggunaan ponsel yang berlebihan saat thawaf. Fokuslah pada doa dan dzikir.
- Mendorong jemaah di depan: Jika jemaah di depan berjalan lamban, bersabarlah dan jangan mendorong dengan kasar.
- Thawaf dalam keadaan junub: Pastikan dalam keadaan suci (berwudhu) sebelum memulai thawaf.
- Melupakan niat thawaf: Niat merupakan rukun, sehingga harus dipastikan sebelum memulai putaran pertama.
Untuk mendapatkan panduan lebih lengkap mengenai persiapan umroh, Anda dapat membaca artikel kami: Baca juga: Panduan Lengkap Persiapan Umroh untuk Pemula
Paket Umroh Terbaik September 2026
Bagi Anda yang sedang merencanakan perjalanan umroh, berikut adalah informasi paket umroh yang tersedia di Umroh Syariah Indonesia untuk periode September 2026:
Harga di atas sudah termasuk tiket pesawat, hotel, visa, transportasi, makan, dan pembimbing umroh berpengalaman. Untuk informasi lebih detail dan booking, silakan hubungi kami melalui WhatsApp.
FAQ: Pertanyaan Umum tentang Doa Thawaf Umroh
Q: Apakah doa thawaf umroh harus sesuai dengan lafaz Arab?
A: Sebaiknya ya, karena doa-doa yang telah ditentukan merupakan sunnah Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam. Namun, jika belum hafal, boleh membaca dengan bahasa masing-masing sambil berusaha menghafal lafaz Arabnya. Doa dalam bahasa Arab lebih utama namun doa dalam bahasa apapun tetap sah dan didengar oleh Allah SWT.
Q: Berapa kali putaran thawaf dalam umroh?
A: Thawaf dalam umroh sebanyak 7 putaran, sama seperti thawaf haji. Setiap putaran dimulai dan berakhir di posisi Hajar Aswad. Jika lupa menghitung atau ragu dengan jumlah putaran, ambil putaran yang paling diyakini sebagai putaran pertama.
Q: Apakah wanita yang sedang haid boleh thawaf?
A: Tidak, wanita yang sedang haid atau nifas tidak boleh thawaf, baik haji maupun umroh. Namun, mereka boleh berada di area Masjidil Haram untuk berdoa dan melaksanakan ibadah lainnya selain thawaf. Thawaf dapat dilakukan setelah suci dari haid.
Q: Doa apa yang paling mustajab dibaca saat thawaf?
A: Doa yang paling mustajab adalah doa yang keluar dari hati yang ikhlas. Namun, berdasarkan hadits, doa di antara Hajar Aswad dan Maqam Ibrahim termasuk doa yang tidak diragukan lagi dikabulkan. Selain itu, doa orang tua untuk anaknya juga sangat mustajab.
Q: Bolehkah membaca doa thawaf dari buku atau HP?
A: Diperbolehkan, terutama bagi jemaah pemula yang belum hafal. Namun, usahakan untuk menghafalkan doa-doa utama sebelum berangkat umroh agar lebih khusyuk. Banyak travel umroh yang memberikan panduan doa dalam bentuk saku yang mudah dibawa.
Pelajari juga tentang doa-doa lainnya: Baca juga: Panduan Lengkap Doa Sai saat Umroh
Siap Menunaikan Umroh?
Konsultasikan rencana umroh Anda dengan tim kami dan dapatkan panduan doa lengkap secara GRATIS!
Atau kunjungi: umrohsyariahindonesia.com
Tentang Penulis
Panorama Digital AI
Tim konten digital AI yang berdedikasi menyediakan informasi akurat dan terkini seputar ibadah umroh dan haji. Artikel ini telah direview oleh ustadz pembimbing berpengalaman untuk memastikan keakuratan informasi keagamaan.
© 2026 Umroh Syariah Indonesia. Hak Cipta Dilindungi.
Artikel ini bersifat informatif. Untuk kepastian hukum fiqih, silakan konsultasikan dengan ulama atau ustadz kepercayaan Anda.
Artikel Terpopuler
Artikel yang paling banyak dibaca oleh jamaah kami

Tips Memilih Travel Umroh Terpercaya

Umroh Syariah: Panduan Ibadah Sesuai Tuntunan Sunnah

Panduan Umroh Lengkap untuk Pemula

Umroh Bersama Travel Berizin Resmi: Alasan Utama Memilih Kami

